Usia 17 Tahun Banten, HMB Jakarta, Tagih Janji Politik Wahidin-Andika

Usia 17 Tahun Banten, HMB Jakarta, Tagih Janji Politik Wahidin-Andika

0
BAGIKAN

Banteninfo, (Tangerang Selatan) – Menyambut ulang tahun Provinsi Banten yang ke-17, sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Banten (HMB) Jakarta, mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, agar segera mengentaskan persoalan yang ada di Banten.

Dalam keterangan tertulisnya, Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Banten (HMB) Jakarta, Adhia Muzaki mengatakan, Pemprov Banten harus segera menjalankan janji kampanye politik. Dia meminta, kepada Wahidin Halim dan Andika Hazrumi untuk segera menjalankan program kampanyenya pada Pilkada 2017 kemarin.

“Sampai saat ini, kami menangih janji politik Wahidin dan Andika, terutama dalam pengentasan daerah tertinggal, dan perbaikan, pembangunan indeks manusia (IPM) di Banten,” kata Ketua Umum HMB Jakarta, Adhia Muzaki, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (04/10).

Baca Juga :   Angka Kecelakaan Terus Meningkat, HMB Jakarta Minta Polda Banten Siaga!

Adhia mengatakan, diusianya yang 17 tahun, Banten harus lebih baik. Wahidin dan Andika, harus bisa mengentaskan persoalan akut yang terjadi di Banten, terutama masalah pendidikan, penurunan kemiskinan, yang itu bermuara pada keadilan sosial, terutama di Banten Selatan.

“Persoalan di Banten, harus diselesaikan secara tuntas oleh Pemprov, terutama Banten Selatan, harus bisa lebih maju,” ujar Ketua Umum HMB Jakarta, Adhia Muzaki.

Dalam merespon setiap kebijakan, kata Adhia menambahkan, Himpunan Mahasiswa Banten (HMB) akan terus dan selalu, mengontrol kinerja pemerintah provinsi Banten.

“HMB Jakarta, akan selalu melakukan kontroling kepada Pemprov, terutama ketika ada program pemerintah yang tidak pro rakyat, persoalan pembangunan, adalah persoalan utama yang harus diperbaiki dan dibenahi oleh Pemprov,” tambah Adhia.

Baca Juga :   KAMMI BANTEN SELENGGARAKAN DISKUSI PERAN PEMUDA DAN MAHASISWA MENGHADAPI PEMILU 2019

Sekedar informasi, beberapa hari lalu, Banten kembali disorot Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), saat Walikota Cilegon, Tb. Iman Aryadi salah satu kader Partai Golkar kena Operasi Tangkap Tangan. (Rilis/redaksi).

TINGGALKAN KOMENTAR

3 × 4 =