Soal Tawuran Pelajar, HMI Ciputat: Kapolres Tangsel Harus Kerja Sigap!

Soal Tawuran Pelajar, HMI Ciputat: Kapolres Tangsel Harus Kerja Sigap!

0
BAGIKAN

BANTENINFO.COM (Tangsel) – Mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ciputat, Kamis (09/08) meminta agar semua pihak, terutama pihak kepolisian segera mengusut tuntas kasus tawuran pelajar, yang terjadi di Kota Tangerang Selatan, yang terjadi beberapa minggu lalu.

Pernyataan itu dikatakan Ketua Bidang Partisipasi Pembangunan Daerah HMI Cabang Ciputat, Deni Iskandar, dalam keterangan tertulisnya.

“Selain pemerintah, Kepolisian terkhusus Polres Tangerang Selatan juga harus turun tangan, dan harus mengusut secara tuntas persoalan ini, sebab ini menyangkut keamanan di Tangerang Selatan.” kata Deni Iskandar.

HMI Cabang Ciputat, Senin (06/08) menggelar aksi di depan kantor Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Aksi tersebut dilakukan mahasiswa sebagai upaya merespon dan menyikapi persoalan tawuran di Kota Tangerang Selatan.

Baca Juga :   HmI Komisariat Cirendeu Cabang Ciputat Gelar Aksi Bela Rakyat

Aksi protes itu pun disambut baik oleh Pemerintah Kota Tangerang Selatan, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan. Dalam aksi itu, mahasiswa juga menyampaikan saran dan masukan kepada pemerintah.

Aksi itu awalnya ingin dilakukan mahasiswa di tiga tempat, diantaranya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan, Markas Polres Tangerang Selatan, dan Mabes Polri.

Namun, saat mahasiswa ingin melanjutkan aksi protesnya ke Mapolres Tangerang Selatan dan Mabes Polri, beberapa oknum Polisi mencoba meredam aksi mahasiswa tersebut, dengan mengatakan Kapolres Tangerang Selatan dan Jajaran sedang tidak ada di kantor.

Sahid kilwarani salah satu kader HMI Komisariat Legoso yang juga koordinator lapangan dalam keterangan tertulisnya menyangkan adanya intimidasi dan penghalangan gerakan mahasiswa itu.

Baca Juga :   Lima Nama Tokoh Asal Sumatera ini Dinilai Layak Jadi Cawapres 2019

“Tentu kami sangat menyayangkan beberapa pihak kepolisian, yang mencoba menghalangi dan ingin meredam gerakan moral ini,” kata Said. Ia juga mengecam keras pihak kepolisan, terutama Kapolres Tangerang Selatan yang dinilainya kurang sigap dalam mengantisipasi tawuran di Tangerang Selatan.

“Seharunnya Kapolres Tangerang Selatan dan personel kepolisian bisa sigap, dan bisa cepat tanggap dalam mengusut tuntas tawuran di Tangerang Selatan,” sambung Said.

Kami, kata Said, akan terus mendesak agar kasus ini segera dituntaskan, dan kami juga dalam waktu dekat. “Dalam waktu dekat, kami akan terus melakukan desakan kepada pihak kepolisian, baik ke Polres, maupun ke Mabes Polri, agar kinerja Kepolisian di Tangerang Selatan segera dievaluasi.” tegas Said. (Awd)

TINGGALKAN KOMENTAR

twenty − 1 =