Peringati Hari Guru Nasional (HGN), SGI Banten Gelar Workshop Mendesain Kelas Model

Peringati Hari Guru Nasional (HGN), SGI Banten Gelar Workshop Mendesain Kelas Model

0
BAGIKAN

Cilegon – Sekolah Guru Indonesia (SGI) Wilayah Banten menggelar workshop mendesain kelas model. Kali ini kegiatan dilaksanakan di Kota cilegon tepatnya di aula DPRD Kota Cilegon, (30/11/2019). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru – guru khususnya dalam bidang mendesain kelas.

Workhop mendesain kelas terlaksana dengan baik, kegiatan ini disambut antusias oleh guru – guru di kota Cilegon dan sekitarnya 150 guru hadir dalam kegiatan ini. Selain guru-guru, Dinas Pendidikan Kota Cilegon dalam hal ini diwakili oleh Pengawas Pendidikan Kota Cilegon Udi Fahrudin juga memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini.

“Saya mendukung betul kegiatan ini, saya berharap dengan adanya kegiatan ini guru-guru di Cilegon dan sekitarnya bisa lebih kreatif dan inovatif dalam mendesain ruang kelas,” ujarnya.

“Karena salah satu hal penting dalam keberhasilan pembelajaran adalah melalui ruang belajar. Semakin kreatif gurunya dalam mengelola kelas anak-anak semakin betah dan semakin senang belajar,” lanjutnya.

Baca Juga :   Turun ke Jalan, GMNI dan PMII Kritik Kinerja Pemkot dan DPRD Kota Serang

Sementara Ketua Dompet Dhuafa Banten dalam hal ini diwakili oleh Ketua cabang Dompet Dhuafa Cilegon, Saufik juga memberikan apresiasi terhadap SGI Banten yang dinahkodai oleh Guru Habib Alwi Jamamlulel, atas pelaksanaannya dalam kegiatan ini.

“Dompet Dhuafa berkomitmen untuk terus bersama – sama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya di bidang pendidikan. Insya Allah di tahun 2020 Dompet Dhuafa khususnya di Banten kita akan lebih banyak membuat program-program pendidikan baik peningkatan dalam kulaitas gurunya maunya peningkatan kulaitas peserta didiknya,” ujar Saufik.

Kegiatan Workshop mendesain kelas dilaksanakan oleh guru-guru yang tergabung dalam program SGI Literat. Kegiatan workshop ini sebagai bentuk projek sosialnya peserta guru-guru SGI Literat.

Guru Desita Erviani sebagai Senior Trainer SGI Banten mengatakan SGI Literat berjalan sejak bulan September 2019 yang lalu dan salah satu rangkaian akhir dari SGI Literat ini adalah projek sosial. ”Kebetulan ada momen HGN jadi kita adakan lah workshop itu,” ujarnya.

Baca Juga :   Kawal Pemilu Serentak, KAMMI Tangsel Launching Lembaga Pemantau Pemilu

Guru Habib Alwi sebagai Trainer SGI sekaligus pembicara dalam kegiatan ini berharap dengan adanya kegiatan ini guru-guru bisa lebih kreatif lagi dalam menata ruang kelas. Khususnya menata tempat duduk.

Saat ini masih banyak guru-guru kita yang menggunakan tempat duduk itu –itu saja. Padahal ada banyak posisi tempat duduk.

“Nah harapannya setelah mereka ikut kegiatan ini mereka punya wawasan untuk berganti posisi tempat duduk agar anak-anak bisa merasakan sensasi duduk didepan atau dibelakang, atau duduk layaknya konferensi,” ujarnya.

Ia juga menambahkan dengan adanya pola berganti posisi tempat duduk insyaAlloh kebiasaan kita di awal semester yaitu rebutan bangku atau mengikat tas dibangku bisa kita hilangkan, karena tempat duduknya sewaktu-waktu bisa berubah.

(FN)

TINGGALKAN KOMENTAR

3 × three =