Penanganan Penyebaran Virus Corona di Indonesia

Penanganan Penyebaran Virus Corona di Indonesia

0
BAGIKAN
Dok. Redaksi

Oleh: Indra Permana

Mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP Untirta

 

Telah kita ketahui bersama dunia saat ini telah dilanda kepanikan yang sangat luarbiasa disebabkan oleh menyebarnya sebuah virus baru, yaitu severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-Cov-2). Hingga saat ini belum ditemukan vaksin untuk menanganinya. Virus yang pertama kali terdeteksi oleh Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) pada 31 Desember 2019 yang lalu di Kota Wuhan, China. Hingga akhirnya saat ini virus tersebut menyebar keseluruh dunia layaknya diterbangkan oleh hembusan angin tanpa bisa ditolak kedatangannya, saat ini kurang lebih telah 200 negara di dunia yang mengonfirmasi adanya virus tersebut di negaranya.

Lalu seperti apa penanganan yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia dalam menekan penyebaran virus Corona? Di Indonesia, pertama kali dikonfirmasi keberadaanya pada tanggal 2 Maret 2020 yang mana pada saat itu diumumkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, sejak saat itu kasus demi kasus terkonfirmasi di Indonesia menambahkan daftar panjang pasien positif Corona atau biasa kita sebut dengan Covid-19 yang puncaknya mengakibatkan pembatasan social (Social Distancing) yang berlaku di seluruh Indonesia.

Baca Juga :   Islam, Perempuan dan Politik

Namun, beberapa pihak menyatakan bahwa Indonesia sendiri terlambat menyadari penyebaran virus Corona di Indonesia, bahkan sebagian ahli menyatakan bahwa mungkin saja penyebaran virus Corona di Indonesia telah terjadi sejak bulan Februari 2020.

Sejak saat itu, Pemerintah Indonesia membentuk sebuah gugus tugas yang disebut sebagai Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). Satgas ini memiliki tugas untuk mengoordinasikan kegiatan antar lembaga dalam upaya mencegah dan menanggulangi dampak penyebaran virus Corona di Indonesia. Gugus tugas ini dibentuk pada 13 Maret 2020 berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 7 Tahun 2020 tentang Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) yang berada dibawah serta bertanggungjawab langsung kepada Presiden Republik Indonesia.

 

Setelah dibentuk gugus tugas ini secara proaktif melaksanakan tugas-tugasnya dalam hal percepatan penanganan virus Corona di Indonesia dengan mensinergikan setiap lembaga negara untuk bersama-sama mencegah penyebaran virus Corona di Indonesia.

Baca Juga :   Memperkosa Negeri Dalam Kendali Sistem Ekonomi Global

Sejak menyebarnya virus Corona di Indonesia sendiri banyak sektor yang terdampak mulai dari transportasi, ketersediaan pangan, pariwisata, dan lainnya yang menyebabkan dibatasi atau bahkan dihentikannya aktivitas yang tentu saja akan memberikan dampak ekonomi yang tidak sedikit. Bahkan saat ini dalam usaha untuk menekan penyebaran virus Corona. Sejumlah wilayah di Indonesia telah menerapkan kebijakan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB. Terhitung hingga tanggal 3 Mei 2020, sebanyak 4 Provinsi dan 22 kabupaten/kota yang menerapkan pembatasan di wilayahnya.

Hingga artikel ini ditulis, dikutip dari website covid19.go.id (8 Mei 2020) menyatakan sebanyak 13.112 positif, 2.494 sembuh, dan 943 meninggal di Indonesia. Tentunya kita harapkan bahwa penyebaran virus Corona di Indonesia akan segera berakhir sesuai target yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Indonesia agar setiap sektor yang terdampak dapat kembali pulih dan masyarakat dapat beraktivitas dengan normal seperti sediakala.

TINGGALKAN KOMENTAR

1 + one =