Pemkot Serang Larang Guru dan Siswa Komorbid untuk Sekolah Tatap Muka

Pemkot Serang Larang Guru dan Siswa Komorbid untuk Sekolah Tatap Muka

0
BAGIKAN

Serang (MAS/001) – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang akan melarang guru yang memiliki penyakit penyerta atau dalam istilah medis disebut komorbid untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di sekolah.

Perlu diketahui, saat ini Pemkot Serang tengah mempersiapkan sarana dan prasarana penunjang untuk membuka sekolah kembali pada ajaran baru bulan Juli 2021.

Kepala Dindikbud Kota Serang, Wasis Dewanto mengatakan, kerja para guru di sekolah tidak berlaku bagi mereka yang memiliki penyakit penyerta. Para guru yang memiliki riwayat berbagai penyakit bisa mendapatkan dispensasi untuk tetap mengajar dari rumah.

“Guru yang punya penyakit penyerta tidak boleh mengajar tatap muka selama pandemik karena rawan (terpapar),” kata Wasis, Senin (22/3/2021).

Baca Juga :   Yayasan Pendidikan Al-Azis Kota Serang, Gelar "MOS" sebagai ajang pengenalan Siswa

Selain itu, disampaikan Wasis, aturan tersebut pun berlaku bagi siswa yang memiliki komorbid. Para siswa dengan kondisi khusus ini diperbolehkan mengikuti kelas dengan cara virtual dari rumah.

“Dan juga yang tidak dapat izin orangtua, belajar dari rumah,” katanya.

Wasis menuturkan saat ini vaksinasi COVID-19 sudah berjalan sejak awal bulan Maret di puskesmas masing-masing daerahnya dan dirinya menargetkan program vaksinasi guru rampung sebelum kegiatan belajar tatap muka dimulai.

“Untuk jumlah sudah berapanya kita belum tahu pasti karena pelaksanaannya di Dinkes,” pungkasnya. (MAS/001)

TINGGALKAN KOMENTAR

16 + eighteen =