Mahasiswa Nilai Sikap Dimyati Ciderai Netralitas Birokrasi.

Mahasiswa Nilai Sikap Dimyati Ciderai Netralitas Birokrasi.

0
BAGIKAN

Banteninfo(pandeglang),- Mahasiswa Pandeglang menyoroti sikap Caleg DPR RI Dapil Pandeglang-Lebak Ahmad Dimyati Natakusumah yang memakai fasilitas Negara saat menghadiri acara deklarasi Barisan Relawan Muda Dimyati (Bara Muda Dimyati) beberapa waktu lalu, Hal ini membuktikan bahwa pemimpin kita tidak memiliki integritas dalam menempatkan antara ruang kerja dan profesionalitas, ungkap Ahmad Syafaat, Rabu (28/11).

Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Agama UNMA Banten, Ahmad Syafa’at, menuturkan adanya sikap yang dilakukan oleh pejabat publik ini dapat menurunkan kepercayaan masyarakat dalam melaksanakan birokrasi pemerintahan khususnya di kabupaten Pandeglang.

“Adanya sikap yang kurang profesionalitas dilakukan oleh Caleg DPR RI Ahmad Dimyati Natakusumah ini dapat memberikan efek domino menurunya nilai kepercayaan masyarakat terhadap birokrasi saat ini,” ungkap Aat kepada redaksi saat di temui di UNMA Banten.

Baca Juga :   Merasa difitnah, KPUM Untirta Angkat Bicara

Dirinya juga mengatakan hal ini harus segera diselesaikan oleh pihak yang berwenang, karena apabila ini di diamkan saja akan berdampak animo masyarakat yang kurang baik dalam menilai birokrasi yang ada, apalagi pejabat publik harus memberikan contoh yang baik kepada publik khususnya para ASN dalam mengatur pemerintahan.

“Animo masyarakat harus diluruskan karena jika hal ini terbukti, berarti sikap pejabat publik tidak memiliki integritas dalam menempatkan posisi sebagai kepentingan umum dan kepentingan pribadi,” jelasnya.

Menurut keterangan, Kepada wartawan usia pembukaan MTQ tingkat Kabupaten Yayasan Shoibul Barokah, Selasa (27/11/18), Dimyati menjelaskan alasan dirinya menggunakan mobil tersebut karena mobilnya khawatir mentok menuju lokasi deklarasi. Kebetulan dari Mandalawangi ia naik motor, lalu ikut pinjem mobil, karena mobil Toyota Vellfirenya mentok.

Baca Juga :   Relawan: Tidak Ada Tahun Baru Di Posko Pengungsian

“Saya mau pake A 1 ini mobil Bupati saya pake juga, saya ini apa yah, apa namanya, kan saya sebagai tokoh, sebagai mantan bupati (Pandeglang), sebagai suami bupati, apa juga boleh, ente juga boleh, nggak ada masalah. Jadi jangan di masalahin.” Kata Dimyati dikutip dari salah satu media online lokal di Banten. (RB).

TINGGALKAN KOMENTAR

eighteen − one =