Lompat ke Sungai Karena Panik Diteriaki ‘Maling’, Seorang Pemuda Hanyut Terbawa Arus

Lompat ke Sungai Karena Panik Diteriaki ‘Maling’, Seorang Pemuda Hanyut Terbawa Arus

0
BAGIKAN
Foto: Pencarian korban (Misra) oleh tim BPBD kab. Serang, Basarnas, PMI kab. Serang dan masyarakat / PMI kab. Serang

Serang – Misra (23) seorang warga kampung Cikawali RT/RW 002/05 desa Jeruk Tipis Kecamatan Kragilan tenggelam dan tebawa hanyut derasnya aliran Sungai Ciujung. Hal ini dikarenakan lantaran Misra dan dua rekannya panik diteriaki maling.

Peristiwa ini terjadi di Kampung Jamplaon, desa Purwadadi kec. Lebakwangi, kab. Serang, Selasa (05/03/2019) pukul 15.30. WIB.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang Nana Sukmana Kusuma mengatakan kejadian ini diakibatkan karena Misra dan kedua rekannya mengambil pisang di kebun orang dan ketahuan. Agar tidak tertangkap, mereka memberanikan diri melompat ke sungai.

“Kejadian bermula saat korban bersama dua rekannya mengambil pisang di kebun milik salah satu warga, dan tanpa mereka sadari pemilik kebun melihat perbuatan mereka dan meneriaki dengan sebutan ‘Maling’. Ketiganya pun melarikan diri ke pinggiran sungai Ciujung, karena panik dikejar pemilik kebun ketiganya nekat melompat ke dalam sungai Ciujung yang pada saat itu airnya sedang deras,” ucap Nana saat memberikan penjelasannya kepada wartawan, Kamis (07/03/2019).

Baca Juga :   HMB Jakarta Gelar Diskusi Publik Tentang "Arah Kebijakan Pemprov Banten"

“Dua rekannya berhasil menyelematkan diri karena mereka bisa berenang. Namun, korban (Misra) kemungkinan tidak bisa berenang hingga terbawa arus dan tenggelam,” tambahnya.

Nana juga mengatakan, pada saat terakhir korban (Misra) mengenakan setelan celana jeans dengan kaos berwarna hitam dan topi hitam.

Tim pun melakukan penyisir melalui jalur darat dan air yang dibantu oleh personel PMI kab. Serang.

Pencarian terbagi menjadi 2 tim. Tim pertama, BPBD kab. Serang, PMI kab. Serang dan masyarakat kampung Jampalaon melakukan pencarian dan penyisiran dari titik awal sampai Desa Puser. Sedangkan tim kedua, BASARNAS dan BPBD kab. Serang melakukan pencarian dan penyisiran jalur air dari titik awal sampai Desa Jonjing Tirtayasa.

Baca Juga :   Ajak Mahasiswa Berkarya dan Berprestasi, Rumah Prestasi Gelar Training Mahasiswa Inspiratif

Hingga saat ini upaya pencarian masih belum membuahkan hasil. Tapi tim terus mengupayakan agar bisa menemukan Misra dalam keadaan apapun.

 

Wartawan: Imad  / Editor: Fitra Nugraha

TINGGALKAN KOMENTAR

four × three =