Konversi Agama Orang Eropa Abad ke-17

Konversi Agama Orang Eropa Abad ke-17

0
BAGIKAN
Ist

Oleh : Jemmy Ibnu Suardi
Peneliti Mercusuar Institut

Sultan Abun Nashr Abdul Kohar atau yang dikenal dengan gelar Sultan Anom atau Sultan Haji, pada umumnya kita mengenal sosok tersebut sebagai biang keladi dari hilangnya kedaulatan Kesultanan Banten, dan mulai hegemoni penjajah di Banten. Banyak diceritakan bahwa Sultan Haji bekerja sama dengan Belanda, untuk menggulingkan Sultan Ageng Tirtayasa, dan mendaulat diri menjadi Sultan.

Padahal, Sultan Haji adalah salah satu sosok kunci dalam Islamisasi orang-orang Eropa, khususnya Belanda pada abad ke-17. Memang jika dalam pandangan politik dirinya banyak bersebrangan dengan ayahnya sendiri Sultan Ageng Tirtayasa, dimana Sultan Haji terkesan lebih dekat dengan orang-orang Kafir Belanda dan memiliki sentimen anti China yang tinggi.

Baca Juga :   TRUTH desak DPRD Tangsel Bentuk Pansus Rotasi Jabatan

Dalam hal dakwah, Sultan Haji banyak berperan membantu orang-orang Kafir Eropa untuk masuk Islam. Di abad ke-17 orang-orang Eropa yang ada di Nusantara, khususnya Kesultanan Banten, merasa takjub dan damai melihat umat muslim yang hidup dalam peradaban tingkat tinggi, sehingganya banyak dari orang-orang Eropa yang tertarik untuk masuk Islam.

Claude Guillot menggambarkan sosok Sultan Haji sebagi pembesar Banten yang sholeh, kuat dalam beragama, dan membenci kekufuran. Bahkan Mufti Ali mengatakan, pada awalnya Sultan Haji tidak mau di tunjuk sebagai putra mahkota atau Sultan Anom, dirinya ingin menjadi Ulama ketimbang menjadi Pangeran.

Banyaknya konversi orang-orang Eropa dalam Islam di Nusantara akibat ulah Sultan Haji ini, Gubernur Jenderal Belanda dalam Dagh Regiester-nya mencatat, Belanda melakukan protes keras kepada Kesultanan Banten, khususnya Sultan Haji, karena banyak membantu orang-orang Eropa menjadi Muallaf. Belanda meminta Sultan Haji untuk berhenti mendakwahkan Islam kepada orang-orang Eropa di Nusantara khususnya di Banten.

Baca Juga :   DPW SPHS Banten Gelar Pelatihan Pengembangan Organisasi dan Advokasi

Ini menjadi menarik, karena orang-orang Eropa dengan rasionalitasnya banyak memeluk agama Islam dengan sadar dan tanpa paksaan. Sultan Haji hanya membantu saja proses konversi agama mereka.

TINGGALKAN KOMENTAR

4 + one =