KKM Desa Kalumpang Mengadakan Seminar Budidaya Untuk Ekonomi Kreatif

KKM Desa Kalumpang Mengadakan Seminar Budidaya Untuk Ekonomi Kreatif

0
BAGIKAN

Serang (24/01/2022) – Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Tematik 32 Desa Kalumpang Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) berhasil menggelar seminar budidaya ikan air tawar di Aula Desa Kalumpang, Kecamatan Padarincang, Kab.Serang pada sabtu (22/1/2022).

Seminar ini bertujuan untuk mengembangkan potensi ekonomi kreatif desa melalui budidaya benih ikan air tawar. Adapun seminar budidaya ini mengambil tema “Meningkatkan Inovasi Baru dan Cara Jitu Menjadi Sukses Budidaya Ikan Air Tawar Dalam Membangun Ekonomi Kreatif Desa Kalumpang” ini diikuti oleh 2
Kampung di Desa Kalumpang yaitu Kampung Kalang Anyar dan Kampung Kedung Bulus.

Seminar ini juga dihadiri oleh Aparatur Desa sekaligus para Tokoh Masyarakat Desa Kalumpang.

Baca Juga :   MPR RI: Pancasila Adalah Kunci Persatuan

“Kegiatan ini adalah salah satu rangkaian untuk menyukseskan program kerja Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Tematik Kelompok 32, dan kegiatan ini bertujuan untuk memberikan inspirasi sekaligus informasi ke warga Desa Kalumpang seputar budidaya ikan tawar,” ungkap Sumiyani selaku moderator seminar.

Benih ikan nila dipilih sebagai contoh dalam pembudidayaan ikan air tawar ini, karna dianggap mudah untuk dibudidayakan oleh warga, dengan perbandingan faktor gagal budidaya yang sedikit dan cocok untuk pemula yang ingin memulai budidaya ikan air tawar ini.

Kegiatan ini diadakan selama 1 hari, yang diisi oleh seminar sekaligus diskusi warga dengan pemateri, untuk pemateri di isi oleh Muh. Herjayanto, S.Pi., M.Si. selaku Dosen dari Program Studi Ilmu Perikanan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta).

Baca Juga :   Yayasan Sahabat Quran Gelar Silaturahim dan Baksos

Berdasarkan diskusi yang telah berjalan, pemateri mengatakan bahwa, “salah satu syarat dalam budidaya ikan adalah potensi air yang memadai. Desa kalumpang memiliki potensi air yang baik dikarenakan adanya sumber air yang besar di desa ini serta saya bersedia membantu Desa Kalumpang dalam budidaya ikan”.

“Semoga selepas kegiatan ini warga akan semakin antusias untuk budidaya ikan air tawar, dan Desa Kalumpang berhasil mengembangkan potensi ekonomi kreatif,” harap salah satu mahasiswa Fakultas Pertanian 2019 itu. (MAS/001)

TINGGALKAN KOMENTAR

19 + twenty =