Kerajaan Sunda adalah Banten, Penguasa Selat Sunda

Kerajaan Sunda adalah Banten, Penguasa Selat Sunda

0
BAGIKAN
Ist

Oleh: Jemmy Ibnu Suardi
Peneliti Mercusuar Institute

Jika berbicara Sunda maka persepsi kita akan pergi menuju Bandung, Jawa Barat, atau lebih jauh akan identik dengan kerajaan Padjajaran.

Padahal menurut Claude Guillot seorang Arkeolog Perancis yang pernah datang ke Indonesia, menulis dalam laporannya yang berjudul, “Banten Sebelum Zaman Islam, Kajian Arkelogis di Banten Girang 932-1526” Sunda adalah Banten, dimana Kerajaan Sunda lebih dulu berdiri di abad ke-9, ketimbang kerajaan Padjajaran yang berdiri di abad ke-14.

Kerajaan Sunda ini memiliki pusat pemerintahan di Banten Girang, dimana menurut Guillot, kerajaan ini didirikan oleh orang-orang yang tinggal di Jawa bagian tengah, saat Mataram kuno hilang di Jawa Tengah, pada permulaan abad ke-10. Mereka lari ke Ujung Barat Pulau Jawa, tidak mengikuti Mpu Sendok yang lari ke Ujung Timur Jawa (Jawa Timur). Orang-orang Jawa dari Jawa Tengah mendirikan sebuah kerajaan di sana, dengan membawa agama Siwa dan membangun sebuah candi di Gunung Pulasari. Kerajaan Sunda ini jugalah menjadi penerus dari Kerajaan Taruma yang hilang diajang politik pada akhir abad ke-7.

Baca Juga :   Ketua KAMMI Banten : Jangan sampai ketua KPK Mencederai Komitmennya untuk mengungkapkan Kebenaran Kepada Masyarakat

Ketika dilakukan affirmasi historis kepada Sejarawan Banten, Dr. Mufti Ali, dirinya mengatakan, “Memang Sunda adalah Banten, dan sebelum masuknya Islam, kerajaan ini sudah memiliki hubungan diplomatik dengan Portugis dan China, dan naskah diplomatiknya masih ada sampai sekarang.”

Dengan berdirinya Kerajaan Sunda dengan ibukota di Banten Girang, jadilah negeri ini penguasa dari selat Sunda. Sebuah selat yang penting sejak ratusan tahun sebelum Kerajaan Sunda berdiri.

Posisi strategis Selat Sunda ini memang sudah menjadi primadona sejak zaman Tarumanegara, Mataram Lama, dan Sriwijaya sebagai jalur rempah. Bisa dikatakan siapa yang menguasai selat Sunda maka mereka yang akan menguasai dunia, dan hidup makmur. Karena selat Sunda sebagai jalur rempah, menghubungkan antara dua dunia di timur dan barat.

Baca Juga :   HMB Jakarta Ingatkan Airin Untuk Netral Dalam Pilgub Banten

TINGGALKAN KOMENTAR

ten + 4 =