KAMMI: Tindak Tegas Oknum Perusak Demokrasi Pemerintah RI di Malaysia

KAMMI: Tindak Tegas Oknum Perusak Demokrasi Pemerintah RI di Malaysia

0
BAGIKAN
Foto: KAMMI sedang melakukan aksi mengkritisi kebijakan pemerintah RI / Deni Setiadi

Jakarta – Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) mengutuk keras perilaku yang tidak bertanggung jawab terhadap kecurangan pemilu yang menguntungkan pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin dan salah satu partai nasional. KAMMI menegaskan bahwa perilaku tersebut merusak demokrasi rakyat Indonesia.

Tampak dalam video yang beredar di media sosial dan stasiun televisi yang sudah dikonfirmasi kebenarannya, surat suara berkarung-karung sudah tercoblos dan sedang dicoblos.

Fadly Idris Ketua Lembaga Pemantau Pemilu KAMMI mengecam keras dan mendukung TNI-Polri menindak tegas oknum-oknum yang hendak mengganggu jalannya demokrasi dan pemilu 2019. Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) jelas tidak melaksakan tugas dengan baik.

“Perlu diungkap kepada publik dengan sangat jelas siapa saja yang bertanggung jawab,” tegas Fadly, Kamis (11/04/2019)

Baca Juga :   PB HMI: Kami Siap Desak Setya Novanto Dalam Kasus E-KTP

Selain itu,  muncul juga informasi ada pejabat pemerintah Indonesia yang mengarahkan pemilih untuk memilih salah satu partai politik dan caleg tertentu. Dengan hal itu, Fadly merasa pesimis pemilu 2019 kali ini bisa berjalan dengan baik.

Menindaklanjuti kecurangan yang ada dan nyata, maka KAMMI pun telah menyiapkan jadwal aksi hari ini (Jum’at) di Gedung KPU RI dan beberapa tempat lainnya secara serentak.

“Bahkan aksi serupa pun akan dilakukan serentak di beberapa daerah,” ujar Fadly.

Fadly mengingatkan pemilihan umum yang semakin dekat. KPU dan Bawaslu harus semakin meningkatkan kepercayaan publik terhadap proses demokrasi sekarang ini.

“Bawaslu berperan penting hari ini untuk mengusut tuntas kasus yang terjadi di Malaysia agar publik tidak semakin liar melihat fenomena polarisasi kompetisi pilpres,” imbuhnya.

Baca Juga :   PT. MANDIRI UTAMA FINANCE (MUF), GANDENG PENGACARA MUDA ASAL KABUPATEN LEBAK

 

Wartawan: Wandi / Editor: Fitra Nugraha

TINGGALKAN KOMENTAR

sixteen − three =