KAMMI Tangsel: Jokowi-JK ‘Gagal’ Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

KAMMI Tangsel: Jokowi-JK ‘Gagal’ Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

0
BAGIKAN

Tangsel – KAMMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia) Tangerang Selatan menggelar diskusi publik “Evaluasi Kritis Kepemimpinan Jokowi-JK di Casita Cafe Ciputat, Jum’at (19/10/19).

Arsandi Ketua KAMMI Tangerang Selatan menilai Presiden Jokowi gagal membawa pertumbuhan ekonomi Indonesia sesuai janji saat kampanye 2014.

“Janji Jokowi-JK 5 tahun lalu akan membawa Indonesia mencicipi pertumbuhan ekonomi diangka 7% hanyalah isapan jempol belaka. Realisasinya 2015 pertumbuhan ekonomi Indonesia melaju diangka 4,79%, 5,02% di tahun 2016, 5,07% di tahun 2017, sempat naik 5,17% tahun 2018, dan kembali anjlok persemester 1 2019 yakni 5,06%,” ungkapnya.

“Artinya Presiden Jokowi gagal membawa pertumbuhan ekonomi Indonesia sesuai janji kampanye 2014 lalu,” tambah Arsandi.

Baca Juga :   Tingkatkan Kualitas Dosen, STIE Banten Teken MoU dengan UNIMAS Malaysia

Pandu Wibowo memberikan gambaran Indonesia harus bertransformasi menjadi negara maju.

“Target bangsa kita adalah keluar dari negara ekonomi bawah dalam jangka waktu beberapa tahun kedepan. Kita harus sudah lepas landas pada tahun 2030 menjadi negara ekonomi nenengah ke atas,” tegasnya.

“Dan tahun 2045 kita harus betransformasi menjadi negara maju. Oleh sebab itu pemerintah harus fokus pada 3 sektor prioritas pembangunan, yakni: perekonomian, demografi, dan demokrasi (politik),” tutupnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

ten + ten =