HMB Jakarta: Polda Banten Diminta Segera Menyelesaikan Kasus Kecelakaan Bus Murni Jaya

HMB Jakarta: Polda Banten Diminta Segera Menyelesaikan Kasus Kecelakaan Bus Murni Jaya

0
BAGIKAN

Banteninfo (banten)- Kecelakaan bus PO Murni Jaya A 7670 KC, yang terjadi di Jalan Tol Merak-Tangerang KM 63 tepatnya di Ds Pipitan Kec. Walantaka Kota Serang, beberapa hari lalu, banyak dikecam oleh masyarakat. Tidak hanya masyarakat, sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Banten (HMB), juga angkat bicara dalam peristiwa itu.

Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Banten, Mufti Azmi Miladi menuturkan, setiap tahunnya, angka kecelakaan di Banten selalu meningkat. “Kecelakaan yang terjadi di provinsi Banten tiap tahunnya terus mengalami peningkatan, padahal di Banten itu ada Kapolda, dan ada Dishub” terang Azmi, yang akrab disapa Mufti.

Lebih lanjut, Azmi juga meminta agar, Kapolda dan Dishub Provinsi Banten, segera turun tangan dal persoalan ini.

“Kami meminta agar Kapolda Banten maupun Dishub Banten serius dalam mengatasi persoalan ini, jika dalam waktu 2×24 Jam Kapolda maupun Dishub tidak turun tangan, kami akan melakukam aksi masa. lanjut, Azmi.

Baca Juga :   Polda Banten Berhasil Meringkus Pembobol Website UIN SMH Banten

Hal senada juga disampaikan, Ketua bidang keilmuan Himpunan Mahasiswa Banten, Deni Iskandar, kecelakaan bus PO Murni Jaya, disebabkan karena pemerintah Provinsi Banten tidak punya regulasi yang jelas dalam menangani masalah tersebut.

“Kecelakaan Bus Murni Jaya Itu karena pemerintah tidak punya regulasi yang jelas tentang angkutan umum antar kota antar provinsi (Akap), dari dulu memang bus labuan terkenal sering ugal ugalan, tapi Dinas Perhubungan selalu diam” kata Deni Iskandar,

Seharusnya, kata, Deni, disaat meningkatnya angka kecelakaan, terutama kecelakaan bus jurusan labuan, pemerintah mengambil sikap, bukan malah diam.

“Sekarang begini, sejauh ini dishub Prov Banten, maupun Kapolda Banten, sudah belum menjalankan tugasnya untuk mengatasi masalah kecelakaan, terus terang yah, saya menilai, bahwa ugal-ugalannya bus labuan itu, karena ngejar setoran, seharusnya pemerintah membuatkan satu regulasi dong agar mobil bus di Banten itu tidak ugal ugalan” papar, Deni Iskandar.

Baca Juga :   Pak Harto dan Perdebatan Gelar Pahlawan

Sebagaimana diketahui, dalam kecelakaan tersebut, 3 penumpang meninggal dunia, serta 27 penumpang luka ringan, dan korban yang tewas maupun yang ringan pun langsung dilarikan ke RSUD dr Drajat Prawiranegara di kota serang.

Berikut nama-nama korban yang  meninggal dunia, dan korban luka-luka.
Korban meninggal dunia.
1. Hasim Ashari (27 Thn) (supir)
2. H. Jaenudin (39Thn) (penumpang)
3. Nurtafiah (33Thn) (penumpang)

korban luka-luka
1. Andre Daud Septian
2. Siti Nurjanah
3. Husniah
4. Suhade
5. Mustika Dwi Tanto
6. Saripudin
7. Suroyo
8. Ade Firmansyah
9. Soleh
10. Ary Laksana
11. Randi Saifulloh
12. Priyatna
13. Nurdin Acmad
14. Imatul Aliyah
15. Aman
16  Dwi Siska Yulianti
17. Novianti
18. Bambang Sumantri
19. Raup Efendi
20. Tahiri
21. Nurhayati
22. Ririn
23. Novi Agasti Irwanto
24. Elsa Mutiara
25. Aep Firman
27. Aditya Wijaya.

Mufti Azmi Miladi (Ketua Umum HMB)
Cp: 081212334615

TINGGALKAN KOMENTAR

20 − 15 =