BAGIKAN
Foto  : Pemira Untirta 2018  /  Rafli
Foto : Debat Pemira Untirta 2018 / Rafli

 

Serang, (22/12/2018). Tepatnya pada bulan Desember 2018, Untirta (Universitas Sultan Ageng Tirtayasa) telah mengadakan Pesta Demokrasi Kampus yang biasa disebut PEMIRA (Pemilihan Raya).

Dalam hal ini, pemilihan meliputi lembaga Eksekutif yaitu tataran Himpunan, BEM Fakultas, dan BEM Universitas. Juga lembaga Legislatif yaitu tataran DPM Fakultas, DPM dan MPM Universitas.

Pada hari Kamis, 20 Desember 2018 selesailah perhitungan suara di FKIP (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan) sebagai penanda ditutupnya pemira ini. Karena perhitungan suara di FKIP mengalami sedikit permasalahan sehingga mengakibatkan harus ditundanya perhitungan suara selama 2 hari.

“Semoga Allah meringankan pundak saya dan selalu mengiringi setiap langkah maju yang diorientasikan demi kepentingan mahasiswa Untirta dan masyarakat Banten.” Ujar Rafli Maulana, Presiden Mahasiswa terpilih Untirta 2019 kepada banteninfo.com, (21/12/2018).

Baca Juga :   Hari Buruh, PKS Kabupaten Serang Gelar Rakerda

“Harapan saya ialah semoga ke depannya dalam merancang narasi dan gerakan kita bisa berjuang bersama-sama secara sinergis dan saling melengkapi satu sama lain sehingga keharmonisan dapat terjadi di Kampus Untirta ini. Dan gerbang menuju perjuangan sejati baru saja terbuka lebar. Kuatkan tekad, rapatkan barisan, dan jadilah inisiator yang berjuang atas dasar keikhlasan menuju kebermanfaatan dan kesejahteraan bagi mahasiswa Untirta.” Sambungnya.

Menurut Gustriana, Kaderisasi BEM KBM Untirta 2018 menjelaskan bahwa, Pemira tahun ini sudah sangat berjalan dengan baik. Terlebih KPUM Fakultas dan KPUM Universitas sudah bekerja semaksimal mungkin memberikan Sosialisasi terkait Pemira ini, baik melalui medsos maupun secara langsung. Meskipun ada beberapa permasalahan tetapi saya memberikan apresiasi tinggi untuk KPUM dan seluruh mahasiswa yang turut berpartisipasi dalam pesta demokrasi kampus ini.

Baca Juga :   Sungai di Desa Siring, Anyer Meluap, Warga Siaga 1

Gustri juga memberikan keterangan perolehan suara kepada banteninfo.com.

“Total perolehan suaranya ialah paslon nomor urut 1 (Taufik-Ibnu) mendapatkan 1.750 suara dan paslon nomor urut 2 (Rafli-Baihaki) mendapatkan 2.223 suara. Adapun suara yang tidak sah sebanyak 966 suara dan yang golput sebanyak 35 suara. Jadi, total surat suara yang masuk sebanyak 4.974 suara,” ujarnya.

 

Wartawan : Rekha Rahmawati / Editor : Upit

TINGGALKAN KOMENTAR

four × three =