Forum Rektor Banten, Pembangunan Berbasis Akademik

Forum Rektor Banten, Pembangunan Berbasis Akademik

0
BAGIKAN

Oleh: Jemmy Ibnu Suardi
Pemred Banteninfo.com

Usai melepaskan wilayah dari Jawa Barat tahun 2000 silam, Provinsi Banten kini genap berada di usia yang ke 21 tahun sebagai sebuah provinsi pada 4 Oktober 2021. Harapan masyarakat, seharusnya Banten sudah menjadi provinsi termaju di Indonesia. Potensinya sebagai sebuah daerah pusat industri, sejatinya menjadi modal untuk mempercepat daerah ujung barat pulau Jawa ini menjadi sejahtera.

Tinjauan akademis tentang pembangunan Banten sebagai sebuah daerah pusat industri, nampaknya masih jauh panggang dari api, padahal Banten sudah banyak memiliki perguruan tinggi. Pada tataran filosofis dan ideologis, perguruan tinggi di Banten belum memainkan perannya secara maksimal sebagai pusat riset dan kajian akademis yang komprehensif, sebagai acuan basis pembangunan yang terukur.

Baca Juga :   Dari Banten Girang Menjadi Tirtalaya, Basis Pertahanan Kesultanan Banten

Porsi perguruan tinggi ini perlu diketengahkan agar capaian kemajuan Provinsi Banten dapat segera terwujud. Tentunya dalam hal gerakan keilmuan, peran pimpinan perguruan tinggi, dalam hal ini para rektor sangat diperlukan.

Dalam diskusi intens dengan penulis, KH. Lukman Harun, seorang Tokoh Pendidikan di Banten mengatakan, sudah bertahun-tahun mengusulkan kepada para pemangku kebijakan di Banten, untuk segera membentuk forum rektor. Alasan strategis, karena hanya lewat jalur pendidikan, riset dan kajian akademislah, kemajuan itu dapat segera dicapai.

“Forum Rektor adalah sebuah keniscayaan, kalau mau Banten cepat maju, salah satunya forum rektor harus di bentuk, para orang-orang jenius di Banten ini harus ambil peran,” ujar Pimpinan Pondok Pesantren Al Furqon Cilegon ini.

Baca Juga :   Tokoh Muda Berprestasi Dianugerahi Penghargaan oleh Rumah Prestasi

Saat ini Provinsi Banten masih menjadi sebuah daerah yang belum maju dan belum sejahtera. Bahkan data statistik terakhir mengatakan Banten masih juara pada tingkatan produksi pengangguran dan kemiskinan di Indonesia. Masyarakat Banten menganggur di pusat industri, satu hal yang sangat memprihatinkan.

TINGGALKAN KOMENTAR

eight − four =