Forum Komunikasi Dan Kajian PAI Gelar Bedah Buku : Tangerang Selatan Di...

Forum Komunikasi Dan Kajian PAI Gelar Bedah Buku : Tangerang Selatan Di Tengah Dinamika Pembangunan Ekonomi Regional Dan Nasional

0
BAGIKAN

Banteninfo (Tangsel)- Tangerang Selatan adalah kota yang diapit oleh tiga propinsi yaitu, Banten, Jakarta, dan Jawa Barat. Dalam sejarah disebutkan bahwa kota Tangsel ini bagian dari Kabupaten Tangerang yang mengalami pemekaran pada tanggal 29 September 2008 melalui UU.NO.51/2008 yang terdiri dari tujuh kecamatan yaitu, kecamatan Serpong, kecamatan Serpong Utara, Kecamatan Ciputat, kecamatan Ciputat Timur, kecamatan Pamulang, kecamatan Pondok Aren, dan Kecamatan Setu. Hal unik yang ditemukan adalah mengenai kebudayaan, budaya dan suku asli Tangsel ini adalah betawi. Padahal, orang mengenal suku asli Banten yaitu sunda. Berarti dalam konteks geografis, Tangsel adalah Banten, tetapi dari konteks kebudayaan yaitu Jakarta. Tangsel ini memiliki berbagai macam produk yaitu topi bambu dan pandan yang sangat digemari di Eropa, serta industri kopi dan gula.

Potensi yang dimilikinya adalah kemajuan di bidang pertanian, industri, potensi pasar, transportasi, dan pendidikan yang sangat besar sekali, bahkan pendapatan asli daerah (PAD) mencapi 420.663 milyar atau menunjukan rasio 28%. Angka ini lebih besar melapaui rata-rata nasional. Sebagai kota yang muda dan maju di propinsi Banten menjadi contoh bagi kabupaten/kota yang lainnya.

Baca Juga :   WALKOT TANGSEL: PEJABAT PUBLIK HARUS PAHAM PUBLIC SPEAKING

Sorotan pendidikan tertuju pada Ciputat, khusunya pendidikan tinggi. Di Ciputat terdapat perguruan tinggi nasional yaitu UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Terkadang orang bingung mengenai penamaan Jakarta. Padahal sebagaimana yang disebutkan, bahwa Tangsel itu Banten, tapi kenapa penamaan pada UIN adalah Jakarta bukan UIN Banten.

Dari segi gerakan mahasiwa nama Tangsel tak sebuming Ciputat, sehingga organisasi-organisasi lebih menamakannya sebagai cabang Ciputat bukan cabang Tangsel. Pergerakan mahasiswa Ciputat pun sangat agresif dibandingkan dengan lingkungan perguruan tinggi lainya, tak heran kota “Intelek” (sebutan Ciputat) dapat melahirkan orang-orang besar dalam perpolitikan dan pemikir-pemikir, seperti Ketua DPR Ade Komarudin Hidayat, Quraisy Shihab, Azumardi Azra, dan Abuddin Nata yang kita kenal sekarang. Bahkan minatur politik Indonesia ada di Ciputat. Kuci itu terletak pada organisasi-organisasi mahasiswa, yang membangun semangat intelek mereka untuk diskusi, diskusi dan diskusi. Diantara organisasinya seperti HMI, PMII, KAMMI, dan IMM.

Baca Juga :   Soal Tawuran Pelajar, HMI Ciputat: Kapolres Tangsel Harus Kerja Sigap!

Buku yang ditulis oleh Pitri Yandri yaitu “Tangerang Selatan Di Tengah Dinamika Pembangunan Ekonomi Regional dan Nasioanl” memberikan bekal yang penuh bagi kalangan mahasiswa yang mau menjadi pengusaha-pengusaha. Dengan membaca buku itu, mahasiswa dapat mengetahui kondisi sistem perekonomian Tangsel. Lebih jauh, buku itu memuat banyak hal yang sinergis dengan isu yang dapat dikaji oleh kalangan mahasiswa. [seputar tangsel]

Bagi Kawan-kawan yang ingin mengetahui lebih dalam mengenai buku itu, mari datang pada acara bedah buku yang akan dilaksanakan pada:

Hari/tanggal : Selasa, 15 November 2016
Waktu : 13.00-16.00 WIB
Tempat : Aula Student Center UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Dengan biaya yang FREE dan dibuka untuk umum. Daftarkan dengang format (#nama lengkap_intansi_jurusan_no.hp#).
CP: Anas (0858-8237-3635) atau Romy (0822-7701-0424)

TINGGALKAN KOMENTAR

18 − four =