FKPT Banten: Moderasi Beragama Sangat Diperlukan

FKPT Banten: Moderasi Beragama Sangat Diperlukan

0
BAGIKAN

Serang (28/04/2021) – Di tengah pandemi COVID-19, Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Banten bersama sejumlah tokoh agama menggelar kegiatan diskusi dengan tajuk “Moderasi Tokoh Agama Pilar Strategis Cegah Terorisme” pada Rabu (28/04/2021).

Kegiatan dibuka langsung oleh Ketua FKPT Banten KH. Dr. Amas Tadjuddin, M.M.

Dalam sambutanya, Amas mengatakan gerakan faham radikalis teroris merupakan fakta yang terjadi di kehidupan sehari-hari dan sangat mencoreng serta memojokan Islam sebagai agama yang damai.

“Terorisme sangat membuat hati kita sebagai umat Islam sakit karena mereka menggunakan dalil al-qur’an dan al-hadits dalam menjalankan aksinya,” tutur Amas.

Selain itu, hadir pula memberikan sambutan Ketua FKPT Banten periode sebelumnya, Brigjendpol (Purn) Hj. Rumiah K, S.Pd., M.H. Dalam sambutannya, Rumiah mengajak agar semua masyarkat di masa pandemi COVID-19 harus mewaspadai gerakan-gerakan terorisme yang menjanjikan surga pada pelaku teroris.

Baca Juga :   Rapat Koordinasi, FKPT Banten: Isu Terorisme Bukan Isapan Jempol
Peserta diskusi FKPT Banten

Dalam kesempatan yang sama, KH. Muhammad Ardani  selaku Ketua Bidang Agama, Sosial dan Budaya FKPT Banten memaparkan bahwa moderasi beragama sangat diperlukan dalam mencegah faham radikalis teroris dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang telah dibangun susah payah oleh para pendiri bangsa yang didalamnya kebanyakan ulama dan santri.

“Di Banten banyak organisasi masyarakat Islam yang besar seperti Mathal’ul Anwar, Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama, oleh karenanya marilah kita gandeng para tokoh dan ulama yang ada dalam mencegah faham radikal yang menggunakan teks atau dalil-dalil agama dalam mendoktrin para simpatisannya,” pungkas Ardani. (MAS/001)

TINGGALKAN KOMENTAR

16 − 2 =