FKIP UNBAJA Gelar Kuliah Umum Pendidikan Era 4.0

FKIP UNBAJA Gelar Kuliah Umum Pendidikan Era 4.0

0
BAGIKAN
Foto Fitrah/banteninfo

Serang – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Banten Jaya (UNBAJA) menggelar kuliah umum yang bertemakan Tantangan Pendidikan di Era 4.0, bertempat di Kampus dua UNBAJA, Sabtu, (27/04).

Dalam sambutannya, Chotibul Umam Dekan FKIP UNBAJA mengatakan dunia pendidikan  berkembang semakin  maju di Indonesia maka para dosen dan mahasiswa perlu memperoleh pengayaan terhadap perkembangan dan tantangan pendidikan ke depan. “Pendidikan di Indonesia semakin maju maka para dosen dan mahasiswa perlu memperoleh pengayaan terhadapat perkembangan dan tantangan pendidikan ke depannya, sehingga dengan dapat lebih siap dalam melaksanakan proses belajar mengajar sesuai dengan kondisi yang terjadi pada hari dan dimasa datang,” katanya.

Sementara itu, Guru Besar Universitas Lambung Mangkurat Kalimantan Barat, Prof. Dwi Atmono M.Pd., M.Si. mengungkapkan dalam paparannya saat memberikan kuliah umum bahwa tantangan dunia pendidikan semakin kompleks, pendidik dihadapkan pada suatu perubahan yang cepat dan non-linear, hal ini sebagai akibat bergulirnya era Revolusi Industri 4.0 yang memungkinkan otomatisasi di hampir semua bidang. Perkembangan teknologi informasi yang dapat mengikis peran pendidik di dunia pendidikan karena dapat digantikan dengan tutorial secara online tanpa adanya tatap muka dengan peserta didik.

Baca Juga :   Ratusan Mahasiswa UNBAJA Lulus Kompetensi Bidang Jasa Konstruksi

Lebih lanjut, ia menambah kan revolusi industri 4.0 belum usai, kita mulai dihadapkan pada Society 5.0.  “Dalam konsep Society 5.0 yang merupakan pengembangan dari konsep revolusi industri 4.0, mentransformasi big data yang dikumpulkan lewat internet pada segala bidang kehidupan untuk mendedikasikan dan meningkatkan peran manusia agar mampu membuka peluang-peluang yang berkaitan dengan kemanusiaan lewat kecerdasan buatan (artificial intelligence) agar transformasi dimaksud bisa tercapai,” ungkapnya saat memberikan kuliah umum.

“Dengan demikian, kedua konsep tersebut tidak berbeda dalam penerapan teknologi canggih, hanya saja pada konsep Society 5.0 lebih menitikberatkan pada unsur manusia sebagai pelaku agar semakin berguna bagi kemanusiaan di segala bidang”, pungkasnya.

Baca Juga :   Sambangi Gubernur Banten, BEM Untirta Apresiasi Kinerja WH

Selain kuliah umum, juga dilaksanakan penandatangan MoU antara Universitas Banten Jaya dengan Universitas Lambung Mangkurat. Adapun peserta dalam Kuliah Umum ini terdiri dari dosen FKIP dan Mahasiswa Universitas Banten Jaya.

Wartawan:  Ilham Rasyid / Editor:  Fitra Nugraha

TINGGALKAN KOMENTAR

2 × 3 =