Filoating City Identitas Kota Serang sebagai Kota Masa Depan

Filoating City Identitas Kota Serang sebagai Kota Masa Depan

0
BAGIKAN
Foto : icon Kota Serang / istimewa

Kota Serang Ibukota Priovinsi Banten 5 abad lalu pernah menjadi Kota Metropolis Kosmopolitan. Hal ini pernah ditulis dalam literasi Sadjarah Banten, diringkas oleh Djajadiningrat 1913:34. Dalam buku karya Antony Reid berjudul Asia Tenggara Dalam Kurun Niaga 1450-1680.

“Sunan Gunung Jati memerintahkan kepada anak laki-lakinya untuk membangun kota di pantai dan menunjukkan dimana seharusnya letak keraton (dalem), pasar dan alun-alun (lapangan utama)”.

Di abad tersebut adalah masa Kejayaan Kesultanan Banten. Kotanya tumbuh dengan cepat karena dibangun menghadap laut untuk mengambil keuntungan dari pelayaran sebagai salah satu poros maritim dunia.

Bila saat ini didorong menjadi Kota Metropolitan dimana Kota-kota besar sudah melakukannya 50 tahun lalu namun kota-kota besar tersebut terbukti belum mampu bahkan gagal membahagiakan masyarakatnya seperti yang dialami Kota Jakarta dan Kota-kota Besar lainnya di Indonesia.

Baca Juga :   Dispar Banten Beri Pendampingan Wisata kepada Pokdarwis Kiamuk

Indikator kegagalan tersebut dapat dilihat dari Perubahan Iklim Pemanasan Global, Polusi, Sampah, Kemacetan, Kekeringan, Longsor dan Banjir belum bencana-bencana lain yang diakibatkan karena pembangunan yang tidak seimbang dan tidak ramah lingkungan. Maka Kota Serang apabila diarahkan hanya menjadi Kota Metropolitan berarti arah pembangunan infrastruktur tersebut akan kembali jauh tertinggal setelah sekian lama “Mati Suri” pasca runtuhnya Keraton dan Kesultanan Banten.

Sesuai dengan Visi Kota Serang yang dicanangkan oleh Pemerintahan masa Kepemimpinan Kang Syafrudin dan Kang Subadri Ushuludin yaitu terwujudnya Kota Peradaban yang Berdaya dan Berbudaya, maka arah Pembangunan Infrastrukturnya harus mengangkat kearifan lokal dari 3 peradaban dan memanfaatkan potensi geografis sebagian wilayahnya yang berada di Teluk Banten sangat memungkinkan didorong menjadi Floating City, Kota Masa Depan dengan identitas yang berkarakter kuat sebagaimana diulas DAs Albantani dalam blognya tentang Kota Terapung atau Floating City.

(FN)

Baca Juga :   TRUTH desak DPRD Tangsel Bentuk Pansus Rotasi Jabatan

TINGGALKAN KOMENTAR

two × 3 =