Dihadapan Anak-anak Muda, Akademisi Ini Bicara Bonus Demografi

Dihadapan Anak-anak Muda, Akademisi Ini Bicara Bonus Demografi

0
BAGIKAN

Serang (25/04/2021) – Dalam acara Studium Generale yang digagas oleh PD KAMMI Serang, tampak hadir seorang akademisi serta pengusaha Banten, Dr. dr. Omat Rachmat Hasbullah, Sp.OT dan Hj. Mulyati, S.Pd.I.

Agenda yang bertema “Peran Pemuda dalam Pembangunan” tersebut digelar secara luring dengan memperhatikan protokol kesehatan di gedung Aula Setda II Kabupaten Serang, Minggu (25/04/2021).

Omat Rachmat Hasbullah dalam paparannya mengatakan, bahwa betapapun peran-peran anak muda sangatlah penting dalam pembangunan, baik pembangunan secara fisik maupun non-fisik.

Akademisi yang juga sebagai Wakil Dekan FK Untirta ini menarik para audiences pada situasi sejak Orde Lama hingga Reformasi, ditengah paparannya ia menampilkan sebuah video pidato Sukarno dalam sidang PBB yang intinya pembangunan negara tidak terlepas dari pemuda.

Baca Juga :   Gapeta Dorong IKA Faperta Untirta untuk lebih Memaksimalkan Perannya di Kampus

Ia juga menyinggung bonus demografi yang digadang-gadang segera melanda negara kita.

“Seperti apa yang dikatakan tadi, bonus demografi ini akan menjadi sebuah kenikmatan atau malah musibah. Tentu disini peran negara sangat penting,” ujar Omat.

“Fasilitas yang disediakan negara dan kecenderungan inisiatif anak mudanya akan menjadi kombinasi yang bagus. Beda halnya jika anak-anak mudanya hanya menunggu instruksi tanpa punya daya inovasi, bisa jadi musibah,” lanjutnya.

Foto bersama pasca Studium Generale

Dikesempatan yang sama, Mulyati yang kini eksis dalam dunia bisnis mengungkapkan, pada dasarnya anak-anak muda mesti memanfaatkan momentum.

“Kita harus mengerjakan apa yang kita senangi, apalagi demi kebaikan negeri. Pemuda itu mesti juga punya sense berdiaspora disegala bidang yang digeluti. Intinya mengisi ruang-ruang yang masih kosong,” tutur Mulyati.

Baca Juga :   PT KAI Perpanjang Layanan KA Jarak Jauh

Mulyati juga sangat terbuka bagi siapapun anak-anak muda yang mau belajar berbisnis dan berwirausaha.

“Saya belajar berbisnis sejak kuliah. Berawal dari keinginan menghidupi diri sendiri, hingga sekarang. Makanya, siapapun yang punya muyul dan mau belajar berbisnis, mari kita sama-sama mulai itu,” pungkas Mulyati.

Diketahui, seusai agenda Studium Generale, dilanjut dengan deklarasi KAMMI Faletehan dan KAMMI Piksi Input oleh ketua KAMMI Serang sekaligus buka puasa bersama. (MAS/001)

TINGGALKAN KOMENTAR

two × two =