BEM Nusantara Banten Sebut 21 Tahun Banten Harus dengan Kemajuan

BEM Nusantara Banten Sebut 21 Tahun Banten Harus dengan Kemajuan

0
BAGIKAN
Foto: Madhapip / BEM Nusantara Banten

Provinsi Banten Sebagai Daerah Yang Masih Terbilang Muda Sudah Beberapa Kali Berganti Kepemimpinan Dengan Kekurangan Dan Kelebihan Masing-Masing.

Hari Ini Banten Berumur 21 Tahun Usia Yang sangat Muda Sebagai Salah Satu Daerah Yang sangat Dekat DenganĀ  Ibu Kota Negara Republik Indonesia (NKRI) .

BEM Nusantara Banten Melihat Banten Hari Ini Semakin Mengalami Kemajuan secara umum, sudah banyak pencapaian positif dalam bidang pembangunan, seperti infrastruktur, kesehatan, pendidikan, pertanian, investasi dan lain-lain. Perkembangan bidang kesehatan, utamanya penanganan Covid-19 saat ini menunjukkan kinerja positif terutama peran pemprov dan gubernur melalui dinas terkait untuk menjaga dan mendistrbusikan vaksin kepada masyarakat. Dengan upaya tersebut hari ini Positif rate hanya 6,3 persen, BOR turun dari 98% jadi 4,2%, tingkat kesembuhan mencapai 96%, dan yang meninggal di bawah 2%. pada tahun pertama masa pandemi, perekonomian Banten pada tahun 2020 tumbuh negatif 3,38%. Pada Triwulan II 2021, pertumbuhan ekonomi melejit sampai 8,95% atau di atas rata-rata Nasional yang mencapai 7,07%.

Baca Juga :   Kapolres Pandeglang: Turut Berduka Cita Atas Meninggalnya PHL Polres Pandeglang

Investasi dengan realisasi sebesar Rp 62 triliun pada tahun 2020 dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 73 ribu orang.Tren positif juga terlihat pada Semester I tahun 2021 sebesar Rp 31 triliun dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 37 ribu orang dan menempatkan Banten menjadi daerah tujuan investasi terbaik keempat secara nasional saat ini.

Kami juga melihat kepemimpinan era Wahidin Halim jika dilihat dari sisi inovasi dalam bidang pemerintahan, pada tahun 2020 peringkat 5 besar dalam Inovative Government Award dan peringkat 6 dalam indeks daya saing daerah.

Provinsi Banten juga meraih prestasi juara satu Lomba Inovasi Teknologi Tepat Guna unggulan Tingkat Nasional tahun 2021.”Terkait pendapatan, pendapatan asli daerah (PAD) Pemprov Banten pada tahun 2020 mencapai Rp5,87 triliun atau 96,2% dari target Rp 6,1 triliun,” ucapnya.

Baca Juga :   UNBAJA Gandeng DLH Kota Serang Sinergikan Merdeka Belajar

“Dalam rangka penyelamatan Bank Banten, Pemprov Banten bersama DPRD telah mengambil langkah strategis yaitu dengan melakukan penyertaan modal sebesar Rp 1,55 triliun,” ungkap Gubernur WH.

Terkait pembangunan infrastruktur, lanjutnya, Pemprov Banten tetap fokus menuntaskan target kinerja sesuai RPJMD 2017-2022. Pembangunan Sport Center yang akan menjadikan awal kemajuan yang besar bagi provinsi banten di bidang infrastruktur dan fasilitas venue olahraga, pada September 2021 sudah mencapai 74%.

Mudah-mudahan ini semua bisa terus di tingkatkan kedepan sebagai awal kemajuan infrastruktur di provinsi banten.

TINGGALKAN KOMENTAR

5 × 3 =