Banyak Kendala, Investasi Rp 55 Triliun PT LCI kemungkinan Gagal

Banyak Kendala, Investasi Rp 55 Triliun PT LCI kemungkinan Gagal

0
BAGIKAN
Foto: PT Lotte Chemical Indonesia / market.bisnis.com

Cilegon – Wali Kota Cilegon Edi Ariadi, melakukan pertemuan tertutup dengan manajemen PT Lotte Chemical Indonesia (LCI), Rabu (17/07/2019).

Pertemuan ini terkait banyaknya kendala dan protes yang membuat perusahaan Korea tersebut berpikir ulang untuk investasi.

Salah satu yang dibahas dalam pertemuan itu terkait persoalan tanah, karena banyak pihak yang mengklaim kepemilikan lahan yang akan dibangun pabrik kimia asal Korea Selatan yang nilai investasinya mencapai 55 triliun itu.

Perwakilan PT LCI yang hadir dalam pertemuan tersebut yakni Mr. Park, Marijono dan Nurman Hakim.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, banyaknya pihak-pihak yang mengklaim kepemilikan tanah di lahan PT LCI, ternyata telah mengganggu proyek pematangan lahan yang kini tengah berlangsung.

Baca Juga :   HMB Jakarta : Rapatkan Barisan, Siap Sukseskan Ta'aruf dan Pelatihan Anggota Baru 2018

Bahkan dengan adanya polemik yang tak berkesudahan, pihak Lotte sepertinya tidak mau ambil pusing. Perusahaan asal Korea Selatan itu akan menghentikan pembangunan pabrik, jika persoalan-persoalan yang muncul saat ini tak kunjung selesai.

“Kata (Perwakilan) Lotte tadi, kalau perlu dilanjutin ya dilanjutin, kalau nggak, nggak apa-apa. Lotte paling rugi beli tanah, pengurukan dan lain sebagainya. Kalau kita, sayang nanti tenaga kerja kita nggak ada yang diserap,” kata Edi Ariadi kepada media di Kantor Wali kota Cilegon.

Pernyataan Wali Kota Cilegon dibenarkan oleh General Manager PT Lotte Chemical Titan Nusantara, Marijono.

“Apa kata Pak Wali tadi memang benar. Kalau kita nanti nggak selesai banyak masalah, banyak masalah ya udah tinggalin. Berhenti proyek, tidak dilanjutin,” katanya.

Baca Juga :   LGBT Musuh Agama-Agama.

Sebelumnya banyak pro kontra mengenai investasi besar tersebut, dimulai dari merusak hutan bakau di bibir pantai Cilegon, yang membuat PWI Banten mengadakan diskusi publik sampai angka pengangguran yang banyak di Kota Cilegon yang membuat Wali Kota Cilegon kekeuh agar pabrik bisa berdiri.

  • (Ilham/Fitra)

TINGGALKAN KOMENTAR

18 + seven =